Obat Herbal Untuk Penyakit Gula Darah

Sekelompok jenis obat apapun pastinya akan memberi pengaruh pada hormon insulin dalam tubuh manusia. Banyaknya jenis tanaman hebal yang dapat digunakan untuk menurunkan gula darah yang berlebihan pada penyakit diabetes atau penyakit gula darah. Pengobatan untuk penyakit gula darah harus disertai dengan pola hidup yang sehat dan seimbang, olahraga yang teratur serta kedisiplinan terhadap konsumsi obat untuk mengendalikan laju dari perkembangan semakin banyaknya kadar gula yang dalam darah.

Tanaman herbal yang berasal dari rempah asli atau tumbuhan yang memiliki manfaat serta fungsi yang baik bagi tubuh untuk mengobati atau sekedar mengatasi suatu penyakit masih dibutuhkan disamping pengobatan secara medis yang tentunya terkadang memberi efek samping negatif bagi tubuh. Berbeda halnya dengan tanaman herbal yang memberi manfaat dan fungsi yang sangat baik dan tidak memberi dampak negatif bagi tubuh meski dikonsumsi dalam jangka panjang, asalkan mengerti dalam proses pengolahan dan pemakaian obat herbal itu sendiri.

Jumlah penderita diabetes atau calon penderita diabetes ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Prof. Dr. Sumalu Wirowidagdo, Apt, beliau adalah Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami dari Departemen Farmasi Fakultas MIPA Univ. Indonesia. Menurut beliau, penyebab dari banyak jumlah penderita penyakit gula atau diabetes ini dikarenakan dari banyaknya konsumsi karbohidrat yang utama berasal dari beras atau nasi, nasi merupakan makanan pokok yang menjadi penyumbang terbesar karbohidrat yang mengandung gula alami yang cukup tinggi. Oleh karena asupan karbohidrat sebaiknya dikurang untuk memperkecil resiko dan jumlah penderita diabetes atau penyakit gula.

Prof. Sumali juga mengungkapkan, bahwa mereka yang menderita diabetes atau penyakit gula ini tidak dengan mudah mengendalikan kadar gula dalam darah yang hanya dengan menerapkan pola makan yang sehat dan diet seimbang tanpa disertai dengan olahraga sebagai penunjang dari upaya dalam mengendalikan gula darah.

Menurut, Dr. Prapti Utami, beliau adalah seorang dokter yang juga mempelajari tentang tanaman obat. Tanaman obat yang berfungsi sebagai konstruktif yakni untuk membangun kembali jaringan tubuh yang rusak serta menyembuhkan komplikasi yang terjadi pada suatu penyakit. Obat herbal yang berasal dari tanaman herbal yang bekerja sebagai penurun gula darah dengan cara kerja menghambat penyerapan gula darah yang sangat tinggi dalam tubuh.

Berikut ini ada beberapa tanaman herbal yang berfungsi sebagai obat untuk mengendalikan atau untuk mengobati penyakit gula darah beserta gejalanya yang juga dapat bekerja sebagai insulin serta aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang tanpa khawatir efek samping negatif, diantaranya adalah :

1. Buah pare

Buah pare sangat baik dikonsumsi bagi mereka yang divonis menderita penyakit gula darah. Buah pare memiliki sifat dingin, Charantin dan polypeptide-P berfungsi sebagai buah yang mampu memperbaiki dan merangsang sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin mengendalikan gula darah. Untuk menikmati buah pare. Anda dapat merebus buah pare hingga matang dan konsumsi sebagai lalapan atau dibuat jus dengan tambahan kombinasi buah lainnya untuk mengurangi rasa pahit dari buah pare.

2. Mahkota Dewa

Mahkota dewa merupakan tanaman herbal yang sudah dikenal sejak lama banyak digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit yang salah satunya adalah penyakit gula darah. Mahkota dewa memiliki efek obat sebagai antiradang, obat disentri, sakit kulit dan eksim.

Cara penggunaan : ambil 5-7 tujuh buah mahkota dewa, diiris kasar kemudian di cuci bersih, lalu direbus dalam air mendidih dengan ukuran air 200 cc atau 200 ml, rebus hingga 10-15 menit atau sampai air berubah warna, saring dan minum ketika selagi hangat tanpa campuran apapun.

3. Brotowali

Brotowali juga dapat digunakan sebagai herbal yang dapat membantu mengatasi penyakit gula yang mempunyai efek farmakologi sebagai analgesik (menghilangkan rasa sakit) dan anti piretik (menurunkan panas).

Cara penggunaan :  siapkan 6 cm batang brotowali, cuci bersih, lalu potong-potong. Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga daun kumis kucing. Rebus dengan tiga gelas sampai menjadi dua gelas. Diminum setelah makan.

4. Mengkudu

Buah mengkudu atau buah pace mempunyai bau yang sangat khas (bau tidak enak) namun buah ini memiliki segudang manfaat yang sangat baik sebagai buah yang mampu membantu memberikan kesembuhan terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes mellitus dan penyakit lainnya.

Buah pace atau mengkudu ini telah lama digunakan oleh penduduk indonesia sebagai obat herbal alami. Mengkudu atau pace memiliki fungsi yang cukup baik bagi penderita diabetes atau penyakit gula untuk memperbaiki sel beta pankreas dan mengembalikan kerja insulin dengan baik.

Cara penggunaan : dua buah mengkudu masak diparut, tambahkan sedikit air kapur. Aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain lalu diminum.

4. Lidah buaya

Lidah buaya atau aloe vera yang umumnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam produk kecantikan, perawatan tubuh atau wajah. Ternyata lidah buaya memiliki khasiat yang baik pula untuk mengatasi penyakit gula. Lidah buaya memiliki efek sebagai anti radang dan pencahar.

Cara penggunaan : 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, kemudian dipotong-potong, Rebus lidah buaya dengan tiga gelas air sampai menjadi satu setengah gelas. Minum 3 x 1,5 gelas setiap habis makan.

5. Teh Hijau

Teh hijau memiliki senyawa kimia alami yakni polifenol yang mampu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin dan hal tersebut terbukti dari hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh Hiroshi Tsuneki dkk yang kemudian penelitian mereka diterbitkan pada sebuah Jurnal BMC Pharmacology pada edisi 2004.


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Gula Darah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>