Obat Gula Darah

Obat Gula Darah – Secara garis besar, pengobatan pengobatan gula darah yang meningkat dibagi menjadi dua bagian yaitu pengobatan non farmakologis dan pengobatan farmakologis.

 Obat Gula Darah

Obat Gula Darah

Pengobatan Gula Darah

1. Pengobatan non farmakologis (non obat)

Pengobatan non farmakoligs ini ditujukan dengan langkah pencegahan dan manajemen hidup yang sehat. Pengobatan cara ini terbukti dapat mengontrol penyakit diabetes mellitus sehingga pengobatan dengan obat dapat diturunkan dosisnya atau bahkan tidak diperlukan lagi

Pengobatan non farmakologis di antaranya dengan perencanaan makan yang sehat, latihan jasmani, menurunkan berat badan berlebih, menciptakan keadaan yang rileks dan santai, berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol yang berlebihan.

2. Pengobatan farmakologis atau menggunakan Obat Gula Darah

Apabila pengobatan non farmakologis tidak cukup berhasil menurunkan kdaar glukosa darah sampai ke batas normal barulah diperljukan pengobatan secara farmakologis atau mengguakan obat.

Obat Gula Darah untuk penderita diabetes mellitus dikenal sebagai obat hipoglikemik atau obat penurun kadar glukosa dalam darah. Penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter meskipun efektif dan mudah digunakan. Hal ini disebabkan dosisi harus sesuai dengan takaran yang dibutuhkan individu penderita. Jika dosis obat terlalu rendah maka akan timbul komplikasi kronis lebih dini, sedangkan dosis yang terlalu tinggi dan salah dalam cara pemakaian dapat menimbulkan hipoglikemia.

Selain obat hipoglikemik, dapat juga digunakan suplementasi mineral dan meningkakan konsumsi antioksidan untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah

Obat hipoglikemik

Ada dua macam obat hipoglikemik, yaitu beruoa suntikan dan tablet yang dapat diminum. Obat berupa tablet biasa disebut sebagai obat hipoglikemik oral (OHO) atau oral antidiabetes (OAD).

Ada dua golongan obat hipoglikemik oral yaitu golongan sulfonilurea dan golongan biguanid. Kedua obat ini sebaiknya tidak digunakan pada penderita diabetes mellitus yang disertai gangguan fungsi ginja dan hati.

Di pasaran ada banyak macam tablet maupu insulin. Beriktu in merupakan contoh obat yang beredara di Indonesia.

Golongan sulfonilurea. Obat jenis ini dapat menurunkan kadar tingginya gula dalam darah dengan cara merangsang keluarnya insulin dari dalam sel beta pankreas. Apabila pankreas sudah terlanjur rusak dan tidak lagi dapat memproduksi insulin maka penggunaan obat ini sudah tidak efektif lagi. Oleh karena itu, oatb ini tidak diberikan pada penderita diabetes mellitus tipe 1. Sebaliknya obat ini berkhasiat bila diberikan kepada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang berat badannya normal.

Obat golongan sulfonilureas merangsang pengeluaran insulin dari pankreas ketika kadar glukosa darah meningkat setelah makan, tetapi jugua terjadi sepanjang waktu selama masa kerjanya. Oleh karena itu, obat golongan ini tidak diberikan di waktu malam karena dikhawatirkan akan terjai hipoglikemia sewaktu tidur.

Obat Gula Darah Alami

Obat gula darah alami adalah :

  1. Buah ceri
    Buah ceri merupakan salah satu jenis buah yang mempuanyi satu peringkat yang paling rendah dari indeks glikemik yang ada pada nomor 22. Ceri sendiri mengandung kandungan antioksidan, vitamin C, beta karoten, magnesium, zat besi, serat dan kandungan folat di dalamnya. Buah cerri juga merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan anthocyanin, bahan kimia alami yang mempunyai tanggung jawab atau peranan untuk membantu memberikan warna merah tua pada buah. Kandungan anthocyanin yang bisa membantu dalam menurunkan kadar gula darah yang rendah yang bisa membantu dalam meningkatkan terjadinya kenaikan pada insulin yang mencapai 50%.
  2. Pir
    Buah pir sebagai obat gula darah alami. Buah pir merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan vitamin A, vitamin B1, B, dan C, serta vitamin E. selain itu, kandungan lain yang ada di dalamnya adalah kandungan asam folat, kandungan niasin, tembaga, fosfor, kalium, kalsium, zat besi, dan jugan magnesiu. Buah pir mempunyai suatu peringkat sebesar 38 pada indeks glikemik. Buah pir Cina biasanya mempunyai sifat yang paling baik namun pada semua jenis pir, biasanya bisa membantu dalam mengobati penyakit diabetes. Fungsinya adalah untuk membantu meningkatkan kadar gula daraj. Buah pir bisa membantu dalam menurunkan kadar tekanan darah dan juga kolesterol, membantu meningkatkan sistem kekebalan daya tahan tubuh dan mempunyai sifat dari antioksidan yang ada di dalamnya.
  3. Kiwi
    Buah kiwi merupakan obat gula darah alami yang selain bisa membantu mengatasi penyakit gula darah. buah kiwi juga bisa membantu mencegah terjadinya penyakit asma, mencegah obesitas atau kelebihan berat badan, penyakit kanker usus besar, penyakit jantun dan bisa membantu melindungi DNA dari mutasi. Buah kiwi sendiri mengandung kandungan vitamin C, E, dan A, kandungan flavonoid dan juga berbagai dari mineral. Serta buah kiwi mengandung kandungan vitamin C yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk dan juga kandungan dari kalium yang lebih banyak dibandingkan dari buah pisang. Vitamin yang terkandung di dalam buah kiwi bisa memberikan suatu perlindungan pada radikal bebas yang bisa membantu meningkatkan kesehatan dengan lebih menyeluruh. Buah kiwi merupakan salah ssatu jenis buah dengan kandungan yang memberikan manfaat dalam melindungi kesehatan dengan lebih menyeluruh. Selain itu juga buah kiwi adalah merupakan salah satu jenis buah dengan kandungan yang serat yang akan membantu untuk mengontrol atau mengendalukan kadar gula darah dan bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi.

 Obat Gula Darah


=====================================

>>> Kapsul Sambiloto Mengobati Kencing Manis / Diabetes, Menormalkan Kadar Gula Darah, Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Mengatasi Bronchitis & Radang Amandel, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Gula Darah and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.