Obat Gula Darah Tinggi

Kadar gula darah tinggi yang menetap akan menyebabkan gagal ginjal, kebutaan, serangan jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan baha bila penderita diabetes dapat menjaga kadar gula darah mereka pada tingkat normal, masalah kesehatan mereka dapat diturunkan sampai 70%.

Gula darah yang tinggi akan menimbulkan reaksi kimia dalam tubuh yang akan mengakibatkan peradangan. Awalnya, gula darah akan bereaksi dengan mineral dalam tubuh seperti zat besi dan tembaga, sehingga menghasilkan radikal bebas yag selanjutnya akan menyerang selaput lemak sel. Akibatnya, timbullah aliran zat kimiawi penyebab properadangan sehingga menimbulkan kerusakan yag lebih parah dan mempecepat penuaan.

Gula darah yang meningkat akan menghasilkan radikal bebas yag mengoksidasi lemak. Gula darah tinggi akan menyebabkan LDL teroksidasi. Setiap saat gula meningkatkan kadar insulin dalam tubuh akan terjadi timbunan lemak. Kadar gula darah yang tinggi pada wanita juga berpotensi meningkatkan risiko kanker. Penelitian lain juga menemukan kaitan antara kadar gula darah yang tinggi dengan peningkatan risiko kanker payudara, terutama pdaa wanita di bawah usia 49 tahun.

Oleh karena itu, menormalkan kadar gula darah merupakan hal yang sangat mungkin dilakukan. Caranya, terapkan pola makan sehat dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta mengelola berat badan. Bahkan lebih dari 40% kasus kanker sebenarnya bisa dicegah dengan gaya hidup yang sehat.

Selain dengan penerapan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Mengobati gul darah yang tinggi juga perlu dilakukannya pengobatan herbal alami, beberapa diantaranya adalah obat gula darah tinggi, yakni :

1. Brotowali

- 6 cm batang brotowali yag sudah dicuci bersih dan dipotong-potong. Kemudian tambahkan 1/3 genggam daun sambiloto dan 1/3 daun kumis kucing. Rebus dengan takaran 3 gelas air dan masak hingga air tersisa 2 gelas. Kemudian minum setelah makan, dosis minum cukup 1 gelas per hari.

2. Lidah buaya

- 1 lembar lidah buaya yang dicuci bersih, kemudian ambi daging lidah buaya dan potong-potong. Rebus daging lidah buaya dengan 3 gelas air sampai menjadi satu setengah gelas. Minum 3 kali sehari setelah makan.

3. Mahkota dewa

- Siapkan 5-7 iris daging buah mahkota dewa. Lalu seduh dengan 1 gelas air panas (200cc). Tutup dan biarkan beberapa lama agar daging buah mahkota dewa agar larut. Setelah itu minum airnya secukupnya.

Posted in Obat Gula Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Obat Gula Darah

Secara garis besar, pengobatan pengobatan gula darah yang meningkat dibagi menjadi dua bagian yaitu pengobatan non farmakologis dan pengobatan farmakologis.

1. Pengobatan non farmakologis (non obat)

Pengobatan non farmakoligs ini ditujukan dengan langkah pencegahan dan manajemen hidup yang sehat. Pengobatan cara ini terbukti dapat mengontrol penyakit diabetes mellitus sehingga pengobatan dengan obat dapat diturunkan dosisnya atau bahkan tidak diperlukan lagi

Pengobatan non farmakologis di antaranya dengan perencanaan makan yang sehat, latihan jasmani, menurunkan berat badan berlebih, menciptakan keadaan yang rileks dan santai, berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol yang berlebihan.

2. Pengobatan farmakologis (Obat)

Apabila pengobatan non farmakologis tidak cukup berhasil menurunkan kdaar glukosa darah sampai ke batas normal barulah diperljukan pengobatan secara farmakologis atau mengguakan obat.

Obat untuk penderita diabetes mellitus dikenal sebagai obat hipoglikemik atau obat penurun kadar glukosa dalam darah. Penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk dokter meskipun efektif dan mudah digunakan. Hal ini disebabkan dosisi harus sesuai dengan takaran yang dibutuhkan individu penderita. Jika dosis obat terlalu rendah maka akan timbul komplikasi kronis lebih dini, sedangkan dosis yang terlalu tinggi dan salah dalam cara pemakaian dapat menimbulkan hipoglikemia.

Selain obat hipoglikemik, dapat juga digunakan suplementasi mineral dan meningkakan konsumsi antioksidan untuk menurunkan kadar glukosa dalam darah

Obat hipoglikemik

Ada dua macam obat hipoglikemik, yaitu beruoa suntikan dan tablet yang dapat diminum. Obat berupa tablet biasa disebut sebagai obat hipoglikemik oral (OHO) atau oral antidiabetes (OAD).

Ada dua golongan obat hipoglikemik oral yaitu golongan sulfonilurea dan golongan biguanid. Kedua obat ini sebaiknya tidak digunakan pada penderita diabetes mellitus yang disertai gangguan fungsi ginja dan hati.

Di pasaran ada banyak macam tablet maupu insulin. Beriktu in merupakan contoh obat yang beredara di Indonesia.

Golongan sulfonilurea. Obat jenis ini dapat menurunkan kadar tingginya gula dalam darah dengan cara merangsang keluarnya insulin dari dalam sel beta pankreas. Apabila pankreas sudah terlanjur rusak dan tidak lagi dapat memproduksi insulin maka penggunaan obat ini sudah tidak efektif lagi. Oleh karena itu, oatb ini tidak diberikan pada penderita diabetes mellitus tipe 1. Sebaliknya obat ini berkhasiat bila diberikan kepada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang berat badannya normal.

Obat golongan sulfonilureas merangsang pengeluaran insulin dari pankreas ketika kadar glukosa darah meningkat setelah makan, tetapi jugua terjadi sepanjang waktu selama masa kerjanya. Oleh karena itu, obat golongan ini tidak diberikan di waktu malam karena dikhawatirkan akan terjai hipoglikemia sewaktu tidur.

Posted in Obat Gula Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gula Darah

Sebuah studi Harvard School of Public Health menemukan bahwa gula darah tinggi termasuk salah satu dari 5 pembunuh utama di dunia. Gula darah tinggi adalah salah satu tanda seseorang sedang di jalan menuju diabetes, tapi membunuh banyak orang sebelum mereka mengembangkan diabetes. Selain itu, kadar gula darah mulai menyebabkan masalah begitu mencapai kadar lebih tinggi di atas normal.

Hasil penelitian yang dilaporkan di The Lancet edisi 11 November 2006, telah mengkaji data dari 52 bangsa menemukan di seluruh dunia, gula darah tinggi menyebabkan 3.160.000 kematian setiap tahun. Hasil ini menunjukkan, satu diantara 5 kematian penyakit jantung dan satu diantara 8 dari stroke disebabkan kadar gula darah yang lebih tinggi dari optimum.

Gambar (kanan) pembuluh darah yang dipenuhi oleh gula (butiran putih) yang mengakibatkan gula darah meningkat atau Excessive blood glucose

Pola hidup modern yang dinikmati oleh sebagian masyarakat pada saat ini, merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya kasus pra diabetes. Hingga tahun 2030, diperkirakan jumlah orang yang berada pada kondisi pra diabetes di Indonesia telah mencapai 12,9 juta orang. Pra diabetes merupakan kondisi dimana kadar gula darah lebih tinggi dari batas normal, namun belum cukup untuk di diagnosa sebagai diabetes.

Posted in Obat Gula Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Gula Darah

Mereka yang memiliki kadar gula darah dalam tubuh yang melebihi batas normal, tentunya hal tersebut menjadi suatu halangan dan terganggunya tingkat kesehatan tubuh.

Penyakit gula atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit kencing manis atau diabetes mellitus. Mereka yang memiliki gula darah dalam tubuh yang berlebih disarankan untuk menurunkan kadar gula darah pada posisi normal dengan menjalankan beberapa terapi seperti :

1. Terapi minum air putih

- Minumlah 1-2 gelas air di pagi hari, selanjutnya minumlah seperti biasa
- Minumlah 1 gelas sebelum tidur malam
- Minumlah minimal 2-2,5 liter air dalam 1 hari atau lebih

2. Pantangan terhadap makanan

Batasi makanan dan minuman yang mengandung glukosa dan karbohidrat sederhana maupun kompleks. Kurangi konsumsi nasi, kentang, roti, biskuit, dan aneka makanan yang terbuat dari tepung.

3. Anjuran umum

- Perbanyak konsumsi sayur dan buah
- Kurangi pasokan karbohidrat anda. Umbi-umbian sangat baik untuk mengontrol gula darah.
- Makanlah sumber protein dalam jumlah cukup
- Pilihlah olahraga ringan, pastikan cukup istirahat dan hindari stress berlebihan
- Hindari rokok dan alkohol.

Posted in Obat Gula Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Obat Herbal Untuk Penyakit Gula Darah

Sekelompok jenis obat apapun pastinya akan memberi pengaruh pada hormon insulin dalam tubuh manusia. Banyaknya jenis tanaman hebal yang dapat digunakan untuk menurunkan gula darah yang berlebihan pada penyakit diabetes atau penyakit gula darah. Pengobatan untuk penyakit gula darah harus disertai dengan pola hidup yang sehat dan seimbang, olahraga yang teratur serta kedisiplinan terhadap konsumsi obat untuk mengendalikan laju dari perkembangan semakin banyaknya kadar gula yang dalam darah.

Tanaman herbal yang berasal dari rempah asli atau tumbuhan yang memiliki manfaat serta fungsi yang baik bagi tubuh untuk mengobati atau sekedar mengatasi suatu penyakit masih dibutuhkan disamping pengobatan secara medis yang tentunya terkadang memberi efek samping negatif bagi tubuh. Berbeda halnya dengan tanaman herbal yang memberi manfaat dan fungsi yang sangat baik dan tidak memberi dampak negatif bagi tubuh meski dikonsumsi dalam jangka panjang, asalkan mengerti dalam proses pengolahan dan pemakaian obat herbal itu sendiri.

Jumlah penderita diabetes atau calon penderita diabetes ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Menurut Prof. Dr. Sumalu Wirowidagdo, Apt, beliau adalah Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami dari Departemen Farmasi Fakultas MIPA Univ. Indonesia. Menurut beliau, penyebab dari banyak jumlah penderita penyakit gula atau diabetes ini dikarenakan dari banyaknya konsumsi karbohidrat yang utama berasal dari beras atau nasi, nasi merupakan makanan pokok yang menjadi penyumbang terbesar karbohidrat yang mengandung gula alami yang cukup tinggi. Oleh karena asupan karbohidrat sebaiknya dikurang untuk memperkecil resiko dan jumlah penderita diabetes atau penyakit gula.

Prof. Sumali juga mengungkapkan, bahwa mereka yang menderita diabetes atau penyakit gula ini tidak dengan mudah mengendalikan kadar gula dalam darah yang hanya dengan menerapkan pola makan yang sehat dan diet seimbang tanpa disertai dengan olahraga sebagai penunjang dari upaya dalam mengendalikan gula darah.

Menurut, Dr. Prapti Utami, beliau adalah seorang dokter yang juga mempelajari tentang tanaman obat. Tanaman obat yang berfungsi sebagai konstruktif yakni untuk membangun kembali jaringan tubuh yang rusak serta menyembuhkan komplikasi yang terjadi pada suatu penyakit. Obat herbal yang berasal dari tanaman herbal yang bekerja sebagai penurun gula darah dengan cara kerja menghambat penyerapan gula darah yang sangat tinggi dalam tubuh.

Berikut ini ada beberapa tanaman herbal yang berfungsi sebagai obat untuk mengendalikan atau untuk mengobati penyakit gula darah beserta gejalanya yang juga dapat bekerja sebagai insulin serta aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang tanpa khawatir efek samping negatif, diantaranya adalah :

1. Buah pare

Buah pare sangat baik dikonsumsi bagi mereka yang divonis menderita penyakit gula darah. Buah pare memiliki sifat dingin, Charantin dan polypeptide-P berfungsi sebagai buah yang mampu memperbaiki dan merangsang sel beta pankreas untuk menghasilkan insulin mengendalikan gula darah. Untuk menikmati buah pare. Anda dapat merebus buah pare hingga matang dan konsumsi sebagai lalapan atau dibuat jus dengan tambahan kombinasi buah lainnya untuk mengurangi rasa pahit dari buah pare.

2. Mahkota Dewa

Mahkota dewa merupakan tanaman herbal yang sudah dikenal sejak lama banyak digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit yang salah satunya adalah penyakit gula darah. Mahkota dewa memiliki efek obat sebagai antiradang, obat disentri, sakit kulit dan eksim.

Cara penggunaan : ambil 5-7 tujuh buah mahkota dewa, diiris kasar kemudian di cuci bersih, lalu direbus dalam air mendidih dengan ukuran air 200 cc atau 200 ml, rebus hingga 10-15 menit atau sampai air berubah warna, saring dan minum ketika selagi hangat tanpa campuran apapun.

3. Brotowali

Brotowali juga dapat digunakan sebagai herbal yang dapat membantu mengatasi penyakit gula yang mempunyai efek farmakologi sebagai analgesik (menghilangkan rasa sakit) dan anti piretik (menurunkan panas).

Cara penggunaan :  siapkan 6 cm batang brotowali, cuci bersih, lalu potong-potong. Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dan sepertiga daun kumis kucing. Rebus dengan tiga gelas sampai menjadi dua gelas. Diminum setelah makan.

4. Mengkudu

Buah mengkudu atau buah pace mempunyai bau yang sangat khas (bau tidak enak) namun buah ini memiliki segudang manfaat yang sangat baik sebagai buah yang mampu membantu memberikan kesembuhan terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes mellitus dan penyakit lainnya.

Buah pace atau mengkudu ini telah lama digunakan oleh penduduk indonesia sebagai obat herbal alami. Mengkudu atau pace memiliki fungsi yang cukup baik bagi penderita diabetes atau penyakit gula untuk memperbaiki sel beta pankreas dan mengembalikan kerja insulin dengan baik.

Cara penggunaan : dua buah mengkudu masak diparut, tambahkan sedikit air kapur. Aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain lalu diminum.

4. Lidah buaya

Lidah buaya atau aloe vera yang umumnya banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam produk kecantikan, perawatan tubuh atau wajah. Ternyata lidah buaya memiliki khasiat yang baik pula untuk mengatasi penyakit gula. Lidah buaya memiliki efek sebagai anti radang dan pencahar.

Cara penggunaan : 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, kemudian dipotong-potong, Rebus lidah buaya dengan tiga gelas air sampai menjadi satu setengah gelas. Minum 3 x 1,5 gelas setiap habis makan.

5. Teh Hijau

Teh hijau memiliki senyawa kimia alami yakni polifenol yang mampu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin dan hal tersebut terbukti dari hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh Hiroshi Tsuneki dkk yang kemudian penelitian mereka diterbitkan pada sebuah Jurnal BMC Pharmacology pada edisi 2004.

Posted in Obat Gula Darah | Tagged , , , , , , , | Leave a comment